Produk Geomembran
Building Material & Infrastruktur
Jl. Taman Amir Hamzah No.20 Menteng Jakarta Pusat. Tel 08118602622 / 021-3908468

Copyright 2013 satu-atap.com All Right Reserved
Sebagai pelapis Kolam (alternatif pengganti beton) tentunya geomembran dituntut lebih fleksibel dan tahan terhadap cuaca ekstrim. Mulai dari perbedaan suhu dingin dan panas, teriknya matahari iklim tropis, dan resiko tanah bergeser, karena wilayah indonesia yang rawan gempa. Kemampuan lapisan geomembran beradaptasi terhadap gejala alam tersebut lebih penting dari sekadar mencari bahan yang murah dan mudah didapat.

Kami menghadirkan Geomembran EPDM, yang memiliki sifat thermosets, bukan thermoplastics. Memiliki sifat seperti karet yang elastis. Bahan ini terbukti lebih tahan terhadap perubahan suhu ekstrim, mampu mengembang hingga 300%, sehingga bisa beradaptasi terhadap pergeseran tanah, mampu menahan tekanan air dan tekanan pasif. Bahan EPDM ini sangat cocok untuk digunakan di iklim tropis seperti Indonesia, karena komposisi antara cuaca panas dan dingin lebih banyak panasnya, dan EPDM ini terbukti telah banyak digunakan di berbagai industri untuk meredamnya. Sperti pada dunia otomotif, bahan karet digunakan pada belt mesin, Ban, dan sekat yang menahan ekstrimnya suhu dan beban. Geomembran EPDM terbukti telah mengantongi berbagai sertifikat, baik untuk kekuatan teknik materialnya, maupun terhadap lingkungan.

Geomembran EPDM terbukti aman untuk biota air, seperti aneka jenis ikan, tumbuhan dan mikroorganisme lainnya. Ini sangat cocok digunakan untuk kolam penampungan air bersih dan untuk bisnis budidaya perikanan.

Geomembran EPDM memiliki 2 jenis ketebalan, 1,14 mm dan 1,52 mm dan tersedia dalam berbagai ukuran dimensi. Ukurannya sampai 15 m x 60 m, hal ini membuatnya mudah dipasang dan minim sambungan. Salah satu resiko kebocoran ada pada sambungannya, dan dimensi EPDM bisa disesuaikan dengan ukuran kolam yang akan dilapisi.

Salah satu Keunggulan Geomembran EPDM lainnya adalah sistem penyambungannya tanpa menggunakan Mesin pemanas (welding machine), melainkan cukup menggunakan lem dan spesial tape. Ini berimbas pada kemudahan pasang dan kemudahan dalam memperbaiki kerusakan geomembran dikemudian hari. Geomembran EPDM terbukti bisa diperbaiki jika ada kebocoran cukup di tambal pada bagian yang bocor, tanpa perlu mengganti dengan geomembran yang baru, karena hasil test laboratorium, struktur bahan antara membrane baru dengan geomembran yang sudah terpasang selama 11 tahun masih sama. Dan pengerjaannya pun tidak memerlukan tenaga ahli, tapi si pemilik kolam pun bisa mengerjakannya.



Geomembran EPDM adalah jenis bahan geosintetik. Geomembran epdm adalah lapisan kedap air yang digunakan secara luas bisa sebagai penampang dan pelapis. Geomembran EPDM banyak digunakan untuk melapisi kolam dekoratif, kolam Ikan, Tambak garam, saluran irigasi dan kanal, kolam penampungan, dan juga bisa dijadikan penutup TPA pada sistem sanitary landfill.


Geomembran EPDM Firestone
Geomembran terbuat dari berbagai material. Beberapa bahan geomembran yang beredar saat ini adalah HDPE (High Density Polyethylene), LDPE (Low Density Polyethylene), PVC, dan EPDM (Ethylene Propylene Diene terpolimer).

Geomembran yang umum digunakan di Indonesia saat ini adalah HDPE, karena persediaan melimpah dan harga yang relatif murah. Namun Penggunaannya memiliki berbagai keterbatasan, itu karena kandungan utama bahannya adalah plasticizer, yang mana kelemahannya tidak tahan bila terjemur matahari secara terus menerus, serta mudah crack.


Geomembran EPDM dapat digunakan untuk  beberapa aplikasi, sebagai berikut :
1. Irigasi dan kanal
2. Kolam Agricultur dan Tambak
3. Kolam Aquacultur
4. Konstruksi lahan basah
5. Kolam Penampungan air bersih
6. Kolam Penampungan limbah
7. Kolam dekoratif
8. Danau dekoratif
9. Tutup TPA sistem Sanitary Landfill

Geomembran EPDM memiliki beberapa keunggulan seperti :
1. Ketahanan tehadap cuaca ekstrim
2. Sangat Fleksibel
3. Sangat Elastis
4. Mudah dan cepat dalam pemasangan
5. Minim perawatan
6. Ramah lingkungan